Countdown

X Tutup

VIVA Group (ANTV dan TVONE) Berkomitmen Sediakan 32.849 STB Bantuan untuk RUTA Miskin di ASO Tahap 1

Ilustrasi: Phillip Gobang - Staf Khusus Menteri Kominfo RI menyaksikan pemasangan Set Top Box di rumah warga penerima bantuan STB di Bengkulu, 9 Maret 2022. Tim Komunikasi dan Edukasi Publik Migrasi TV Digital/ Adiyanti Firdausi

Jakarta. Rumah tangga miskin akan mendapatkan bantuan Set Top Box (STB) gratis dari penyelenggara multiplexing (MUX), baik Lembaga Penyiaran Publik dan Swasta. Hal tersebut tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2021 tentang Pos, Telekomunikasi dan Penyiaran. 
 
Dalam regulasi tersebut tertulis dengan jelas yaitu menugaskan lembaga penyiaran dan penyelenggara MUX untuk memastikan ketersediaan STB bagi keluarga miskin atau pemilik televisi nondigital di Indonesia. Sedangkan pemerintah sifatnya turut membantu penyediaan STB bantuan tersebut. 
 
“Saya perlu tegaskan ini, komitmen inilah yang akan menentukan sukses dan tidak suksesnya Analog Switch Off (ASO) di Indonesia. Pemerintah sesuai amanat PP 49 tersebut akan membantu penyediaan Set Top Box,” demikian disampaikan Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate saat memberikan sambutan pada Puncak Peringatan Hari Penyiaran Nasional (Harsiarnas) ke-89 yang diselenggarakan di Bandung, Jawa Barat. Jumat, (01/04/2022).
 
Dalam kesempatan yang sama, Menkominfo mengingatkan peran penting Lembaga Penyiaran menyukseskan peralihan ke siaran TV Digital. Migrasi siaran TV Analog ke TV Digital merupakan momentum penting Indonesia untuk peningkatan daya saing di era ekonomi digital. 
 
“Karenanya saya tentu berharap dan mendorong agar lembaga penyiaran Indonesia yang telah mendapat kewenangan tata kelola multiplexing (MUX) atau penyelenggara MUX baik itu LPP TVRI maupun 7 LPS multiplexing untuk memastikan televisi yang belum memenuhi persyaratan DVB-T2 atau TV Digital segera disediakan terpasang dan siap untuk ikut bersama-sama menyongsong era baru digitalisasi pertelevisian nasional kita,” demikian penegasan Menkominfo.
 
Lembaga Penyiaran Swasta VIVA Group berkomitmen menyediakan 32.849 ribu bantuan STB di ASO tahap pertama. Perinciannya ANTV berkomitmen menyediakan 22.910 ribu dan TVONE sejumlah 9.939 ribu. ANTV dalam data agregat rumah tangga miskin penerima bantuan STB membagikan di Provinsi Bali, (Bangli, Buleleng, Gianyar, Jembrana, Karang Asem, Klungkung, Kota Denpasar, dan Tabanan), Lampung (Kota Bandar Lampung, Kota Metro, Lampung Selatan), dan Provinsi Sumatera Barat (Sijunjung, Solok, dan Tanah Datar).
 
Untuk mengetahui LPS pemberi bantuan dan jumlah penerima bantuan di tiap kelurahan, bisa mengklik tautan  ini https://komin.fo/stbASO1. Di dalam tautan tersebut masyarakat dapat langsung mengetahui jumlah bantuan dan LPS mana yang berkomitmen menyediakannya. 
 
Bantuan STB Hanya untuk Rumah Tangga Miskin 
 Kementerian Kominfo menegaskan, bahwa bantuan STB hanya untuk Rumah Tangga Miskin. Penentuan Rumah Tangga Miskin Penerima Bantuan STB berdasarkan pada ketentuan teknis berupa kriteria dan persyaratan sebagai berikut.
 
Kriteria penerima bantuan pertama, memiliki pesawat televisi analog, kedua menikmati siaran televisi melalui terestrial, dan ketiga lokasi rumah tangga berada pada cakupan wilayah layanan siaran televisi digital. Kriteria tersebut masih diikut dengan persyaratan selanjutnya, yaitu bersedia menerima bantuan STB dan 1 (satu) rumah tangga miskin hanya berhak menerima 1 (satu) bantuan STB. 

Rumah Tangga Miskin penerima merujuk ke DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial), Kemensos. Lalu, pembagian STB tidak ada pendaftaran. Rumah Tangga Miskin calon penerima sudah ada dalam daftar berdasarkan data DTKS. 

Tahap Pertama ASO 30 April 2022 Sudah Dekat, Ayo Beralih ke TV Digital
Beralih ke siaran TV Digital itu mudah. Pertama adalah memeriksa pesawat televisi masing-masing. Lakukan saja scanning ulang program siaran. Pesawat televisi yang sudah ada tuner standar DVBT2 di dalamnya, otomatis televisi digital bisa menangkap dan menayangkan program-program siaran TV Digital.

Namun, setelah lakukan pindai (scanning) ulang program, dan siaran yang ada di televisi masih sama dengan sebelumnya, berarti pesawat televisi masih analog. Ingat siaran TV Digital itu gambarnya benar-benar bersih dan suaranya canggih. Jadi bila gambarnya masih sama dengan sebelumnya, bisa dipastikan siaran TV digital belum tertangkap. 

Pesawat TV analog memerlukan alat tambahan bernama Set Top Box (STB) DVBT2 agar bisa menangkap sinyal TV Digital. Setelah STB dirangkaikan dengan televisi lama atau tabung, siaran TV digital akan tertangkap di pesawat televisi. 

Satu hal perlu mendapat perhatian masyarakat yaitu pastikan saat membeli STB atau pesawat televisi digital ada keterangan produk telah tersertifikasi Kementerian Kominfo. Tanda sertifikasi memberikan jaminan kesesuaian teknologi, spesifikasi teknis dan keamanannya. Bila teknologi atau spesifikasi teknisnya berbeda, perangkat tersebut belum tentu bisa menangkap siaran TV Digital di Indonesia secara optimal. 

Daftar perangkat yang sudah tersertifikasi bisa dilihat di website siarandigital.kominfo.go.id. Untuk data termutakhir (diperbarui pada 11 Januari 2022), klik https://sertifikasi.postel.go.id/sertifikat/publish. Tanda lainnya yang lebih populer adalah adanya tulisan “Siap Digital”, atau logo Maskot Digital Indonesia (MODI)  dalam kemasan. 

Siaran TV Digital bukan streaming internet serta bukan pula televisi berlangganan yang menggunakan satelit atau kabel. Segera beralih ke siaran TV Digital. tidak perlu kuota internet atau biaya langganan untuk menontonnya. 

(VNP/AF/Tim Komunikasi dan Edukasi Publik Migrasi TV Digital Kemenkominfo)

Kontak

Ceritakan pengalamanmu tentang siaran televisi digital:

Telepon:

159 (call center)