Countdown

X Tutup

Transmedia Bagikan Set Top Box Gratis di Majalengka

Transmedia membagikan 400 unit Set Top Box (STB) TV digital di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Kamis (24/2). (Foto: Detikcom/Erick Disy Darmawan)

Jakarta, CNN Indonesia --Transmedia Group membagikan sebanyak 400 unit Set Top Box (STB) TV digital di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Pembagian STB secara gratis kepada masyarakat kurang mampu ini untuk mendukung migrasi siaran televisi analog atau Analog Switch Off (ASO) ke siaran TV digital.
 
Transmedia sebagai media group berkontribusi dalam menyebar STB secara gratis kepada masyarakat total sebanyak 616 ribu.
 
Direktur Operasional Transmedia Latif Harnoko mengatakan hal ini merupakan langkah awal untuk melakukan distribusi STB. Hal itu lantaran April 2022 di Majalengka tak lagi bisa mendapat siaran analog.
 
"Jadi ini sebagai langkah pertama kita melakukan kick off. Untuk mencoba melakukan distribusi (STB TV digital). Karena bulan April, di Majalengka sudah tidak bisa menangkap siaran televisi analog," kata Latif Harnoko, Kamis (24/2).

Pembagian STB itu menjadi langkah awal uji coba penghentian siaran televisi analog atau ASO yang dilakukan pemerintah lewat Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo).
 
Sebagai informasi, pemerintah tengah berupaya untuk mengganti siaran TV analog ke TV digital. Program itu akan berlangsung secara bertahap, terhitung dari 30 April sampai 2 November 2022.
 
Ia mengatakan distribusi STB juga sebagai langkah awal uji coba untuk sinkronisasi data scan barcode pada STB dengan database di Kominfo. Sehingga, sebelum program ini dijalankan pemerintah bisa mengevaluasi kekurangan pada sistem tersebut.
 
"Makanya kita coba dengan ini, semuanya sudah tersistem dan terkoneksi sama Kominfo. Ini kan ada barcode. Nah, nanti scan barcode itu akan sampai ke database Kominfo, Jadi dari uji coba ini kita bisa mengukur. Nah, di situ nanti akan terdata dengan baik," tuturnya.

Di tempat yang sama, Direktur Pengembangan Pitalebar, Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kominfo Marvels Situmorang mengklaim siaran TV digital memiliki kualitas layanan yang lebih baik daripada siaran TV analog.
 
"Di digital itu tidak akan kita temukan (siaran tak jerih), karena TV digital hanya nerima ada atau tidak (saluran). Oleh karena itu bagi masyarakat, ini menjadi kesempatan untuk mendapatkan experience tayangan atau konten-konten TV digital," katanya.
 
Kemudian ia menjelaskan untuk mendapatkan siaran TV digital tidak memerlukan akses jaringan internet. Melainkan lebih ke layanan infrastruktur transmiter digital milik penyelenggara multifeksi di setiap wilayah masing-masing.
 
 "Untuk harga bervariasi, kualitasnya semakin bagus harganya semakin tinggi. Harganya dari kisaran Rp 180 sampai 300 ribu," tuturnya.
 
Ia mengatakan masyarakat bisa memilih berbagi merk, produksi lokal, produksi dalam negeri baik ada di pasar, maupun di toko online bagi yang hendak membelinya.


Kontak

Ceritakan pengalamanmu tentang siaran televisi digital:

Telepon:

159 (call center)