Countdown

X Tutup

Transmedia Bagikan 400 STB TV Digital untuk Warga Kurang Mampu di Majalengka

Kick Off pembagian STB TV digital di Majalengka (Foto: Erick Disy Darmawan/detikcom).

Majalengka - Transmedia Group membagikan Set Top Box (STB) TV digital di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Sebanyak 400 STB dibagikan secara gratis kepada masyarakat kurang mampu.
 
Program pembagian STB itu sebagai langkah awal uji coba penghentian siaran televisi analog atau Analog Switch Off (ASO) yang dilakukan pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).
 
Sekedar diketahui, pemerintah tengah berupaya untuk mengganti siaran TV analog ke TV digital. Program itu akan berlangsung secara bertahap, terhitung dari 30 April sampai 2 November 2022 mendatang.
 
"Jadi ini sebagai langkah pertama kita melakukan kick off. Untuk mencoba melakukan distribusi (STB TV digital). Karena bulan April, di Majalengka sudah tidak bisa menangkap siaran televisi analog," kata Direktur Operasional Transmedia Latif Harnoko kepada detikJabar, Kamis (24/2/2022).

Dia menjelaskan pendistribusian STB juga sebagai langkah awal uji coba untuk sinkronisasi data scan barcode pada STB dengan database di Kominfo. Sehingga, sebelum program ini dijalankan pemerintah bisa mengevaluasi kekurangan pada sistem tersebut.
 
"Makanya kita coba dengan ini, semuanya sudah tersistem dan terkoneksi sama Kominfo. Ini kan ada barcode. Nah, nanti scan barcode itu akan sampai ke database Kominfo, jadi penerimanya sudah jelas, titiknya sudah jelas. Jadi dari uji coba ini kita bisa mengukur. Nah, di situ nanti akan terdata dengan baik," papar dia.
 
Di tempat yang sama, Direktur Pengembangan Pitalebar, Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kominfo Marvels Situmorang menyampaikan siaran TV digital memiliki kualitas layanan yang lebih baik daripada siaran TV analog.

"Jadi misalnya kalau di siaran TV analog kita masih melihat gambarnya begitu, suaranya tidak jernih. Nah, di digital itu tidak akan kita temukan, karena TV digital hanya nerima ada atau tidak. Oleh karena itu bagi masyarakat, ini menjadi kesempatan untuk mendapatkan experience tayangan atau konten-konten TV digital," ujar dia.
 
Lebih lanjut, dia menjelaskan untuk mendapatkan siaran TV digital tidak memerlukan akses jaringan internet. Tetapi, untuk mendapatkan siaran TV digital ini lebih ke layanan infrastruktur transmiter digital milik penyelenggara multifeksi di setiap wilayah masing-masing.
 
"Untuk harga bervariasi, kualitasnya semakin bagus harganya semakin tinggi. Harganya dari kisaran Rp 180 sampai 300 ribu," jelas dia
 
"Masyarakat bisa memilih berbagi merk, produksi lokal, produksi dalam negeri itu ada di pasar baik di marketplace maupun di toko-toko elektronik bisa mendapatkan, itu bagi rumah tangga-rumah tangga yang tidak menjadi target bantuan," papar dia.

Sementara itu, Kadiskominfo Majalengka Gatot Sulaeman menambahkan di Majalengka masyarakat yang menerima program STB gratis dari pemerintah ada sebanyak 58 ribu Kepala Keluarga (KK). Data itu, jelas dia, sesuai Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dari Dinsos Majalengka.
 
"Kalau jumlah yang disalurkan yang hari ini oleh Transmedia Group itu 400 STB. Kalau keseluruhan sesuai data DTKS, di Majalengka itu kurang lebih ada 58 ribu KK, itu sesuai data DTKS dari Dinas Sosial," jelasnya.
 
Menurutnya dalam program uji coba pembagian STB TV digital itu secara simbolis dibagikan kepada 11 warga Desa Kawung Hilir, Kecamatan Cigasong, Majalengka. Adapun pembagian untuk ratusan penerima manfaat STB TV digital itu dibagikan langsung oleh mitra progam tersebut yakni, para pelajar dari SMK PUI Majalengka. 

 Erick Disy Darmawan-detikJabar



Kontak

Ceritakan pengalamanmu tentang siaran televisi digital:

Telepon:

159 (call center)