Countdown

X Tutup

Per 30 April 2022, Siaran TV Analog di Empat Kabupaten/Kota di NTB Dihentikan

Suasana di zona kedatangan Bandar Udara Internasional Lombok Zainudin Abdul Madjid, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Selasa 12 April 2022. Tim Komunikasi dan Edukasi Publik Migrasi TV Digital/ Adiyanti Firdausi

Mataram. Pengakhiran siaran TV Analog atau Analog Switch Off (ASO) berlangsung tahun ini. Ada tiga tahapan pengakhiran menurut Peraturan Menteri Kominfo No.6 tahun 2021 (yang telah direvisi dengan Peraturan Menteri Kominfo No. 11/2021) tentang Penyelenggaraan Penyiaran. Tahap pertama, 30 April 2022, tahap kedua 25 Agustus 2022, dan tahap ketiga sekaligus terakhir 2 November 2022. 

Ada empat daerah di kawasan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) masuk tahap pertama ASO. yaitu Kabupaten Lombok Tengah, Kabupaten Lombok Barat, Lombok Timur, dan Kota Mataram. Masyarakat di kawasan tersebut perlu segera mempersiapkan diri beralih ke siaran TV Digital. 

Demikian disampaikan oleh Direktur Tata Kelola dan Kemitraan, Ditjen IKP Kementerian Kominfo, Hasyim Gautama pada Diskusi Publik Virtual: Sosialisasi Analog Switch Off (ASO) Kementerian Kominfo Bersama Komisi I DPR RI yang berlangsung secara hybrid di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB). Rabu, (13/04/2022) 

Sekalipun demikian, Hasyim mengajak masyarakat beralih tanpa menunggu tanggal penjadwalan. Siaran TV Digital yang bersih gambarnya, jernih suaranya, dan canggih teknologinya sudah bisa dinikmati saat ini.

Masyarakat di Provinsi NTB tidak perlu khawatir. Pemerintah pun telah menyiapkan infrastruktur penyiaran TV Digital. Salah satu infrastruktur pada wilayah tersebut yaitu multipleksing (MUX) telah siap 100 persen. 

“Untuk wilayah ASO tahap pertama, termasuk di Lombok persentase kesiapan infrastruktur multipleksing sudah 100 persen sehingga cukup untuk menampung peralihan setiap siaran televisi analog secara keseluruhan,” katanya.

Pada kesempatan yang sama,  Komisioner KPID NTB, Husna Fatayati menegaskan bahwa migrasi dari TV analog ke digital penting dilakukan. Selain masyarakat menerima siaran yang bersih gambarnya, dan jernih suaranya masyarakat juga mendapatkan siaran yang berkualitas kontennya. Tidak hanya itu,  masyarakat bisa memanfaatkan fitur parental lock sebagai perlindungan anak terhadap paparan tayangan negatif.

“Ini tugas kita semua untuk melakukan pengawasan konten. KPI tidak bisa sendiri, kita butuh partisipasi masyarakat,” katanya.

Cara Beralih ke Siaran TV Digital 
Beralih ke siaran TV Digital itu mudah. Pertama adalah memeriksa pesawat televisi masing-masing. Lakukan saja scanning ulang program siaran. Pesawat televisi yang sudah ada tuner standar DVBT2 di dalamnya, otomatis televisi digital bisa menangkap dan menayangkan program-program siaran TV Digital.

Namun, setelah lakukan pindai (scanning) ulang program, dan siaran yang ada di televisi masih sama dengan sebelumnya, berarti pesawat televisi masih analog. Ingat siaran TV Digital itu gambarnya benar-benar bersih dan suaranya canggih. Jadi bila gambarnya masih sama dengan sebelumnya, bisa dipastikan siaran TV digital belum tertangkap. 

Pesawat TV analog memerlukan alat tambahan bernama Set Top Box (STB) DVBT2 agar bisa menangkap sinyal TV Digital. Setelah STB dirangkaikan dengan televisi lama atau tabung, siaran TV digital akan tertangkap di pesawat televisi. 

Satu hal perlu mendapat perhatian masyarakat yaitu pastikan saat membeli STB atau pesawat televisi digital ada keterangan produk telah tersertifikasi Kementerian Kominfo. Tanda sertifikasi memberikan jaminan kesesuaian teknologi, spesifikasi teknis dan keamanannya. Bila teknologi atau spesifikasi teknisnya berbeda, perangkat tersebut belum tentu bisa menangkap siaran TV Digital di Indonesia secara optimal. 

Daftar perangkat yang sudah tersertifikasi bisa dilihat di website siarandigital.kominfo.go.id. Untuk data termutakhir (diperbarui pada 11 Januari 2022), klik https://sertifikasi.postel.go.id/sertifikat/publish. Tanda lainnya yang lebih populer adalah adanya tulisan “Siap Digital”, atau logo Maskot Digital Indonesia (MODI)  dalam kemasan. 

Siaran TV Digital bukan streaming internet serta bukan pula televisi berlangganan yang menggunakan satelit atau kabel. Segera beralih ke siaran TV Digital. tidak perlu kuota internet atau biaya langganan untuk menontonnya. 

(AF/VNPTim Komunikasi dan Edukasi Publik Migrasi TV Digital Kemenkominfo)

Kontak

Ceritakan pengalamanmu tentang siaran televisi digital:

Telepon:

159 (call center)