Countdown

X Tutup

Per 30 April 2022 Sebagian Kaltim Stop Siaran TV Analog, Termasuk Kawasan IKN Nusantara

Ilustrasi patung Lembuswana di Museum Mulawarman, Tenggarong, Kalimantan Timur, November 2021. Tim Komunikasi dan Edukasi Publik Migrasi TV Digital/Adiyanti Firdausi

Jakarta. Lokasi Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kabupaten Kutai Kartanegara dan Kabupaten Penajam Paser Utara masuk dalam tahap pertama penghentian siaran TV analog atau Analog Switch Off (ASO). Bersamaan dengan dua kabupaten tersebut, wilayah layanan siaran Kota Samarinda, Kota Bontang, dan Kota Balikpapan juga mengalami ASO pada 30 April 2022. IKN Nusantara jadi salah satu kawasan yang pertama masuk ke era Siaran TV Digital. 

Dalam webinar Sosialisasi TV Digital Kalimantan Timur yang diselenggarakan secara daring pada Kamis, (22/7/2021), Gubernur Provinsi Kalimantan Timur Isran Noor menyatakan dukungan atas kehadiran siaran TV Digital di wilayahnya. 

“Bagi Provinsi Kalimantan Timur, migrasi siaran TV Analog ke siaran TV Digital tentu sangat menggembirakan. Penggunaan TV digital sangat sejalan dengan pesatnya pemanfaatan teknologi yang mendukung percepatan pembangunan, informasi, dan peningkatan SDM masyarakat,” katanya. 

Pemerintah pun telah menyiapkan infrastruktur penyiaran TV Digital yaitu multipleksing (MUX). Kawasan wilayah layanan Kalimantan Timur- 1 yang mencakup Kabupaten Kutai Kartanegara, Kota Samarinda, dan Kota Bontang, membutuhkan tiga buah MUX. Sedangkan wilayah layanan Kalimantan Timur- 2 yang mencakup Kabupaten Penajam Paser Utara, Kota Balikpapan memerlukan satu MUX saja. 

Infrastruktur multipleksing (MUX) untuk seluruh wilayah layanan siaran yang masuk dalam tahap pertama ASO telah siap 100 persen. Kesiapan itu secara tegas dinyatakan oleh Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi I DPR RI. Selasa, (16/11/2021).

“Untuk ASO tahap pertama, persentase kesiapan infrastruktur multipleksing sudah 100 persen sehingga cukup untuk menampung peralihan setiap siaran televisi analog secara keseluruhan. Sedangkan untuk daerah-daerah pada tahap ASO kedua dan ketiga, seluruh pembangunan infrastrukturnya ditargetkan untuk selesai dua bulan menjelang pelaksanaan ASO,” paparnya.

Cara Menangkap Siaran TV Digital 

Beralih ke siaran TV Digital itu mudah. Pertama adalah memeriksa pesawat televisi masing-masing. Lakukan saja scanning ulang program siaran. Pesawat televisi yang sudah ada tuner standar DVBT2 di dalamnya, otomatis televisi digital bisa menangkap dan menayangkan program-program siaran TV Digital.

Namun, setelah lakukan pindai (scanning) ulang program, dan siaran yang ada di televisi masih sama dengan sebelumnya, berarti pesawat televisi masih analog. Ingat siaran TV Digital itu gambarnya benar-benar bersih dan suaranya canggih. Jadi bila gambarnya masih sama dengan sebelumnya, bisa dipastikan siaran TV digital belum tertangkap. 

Pesawat TV analog memerlukan alat tambahan bernama Set Top Box (STB) DVBT2 agar bisa menangkap sinyal TV Digital. Setelah STB dirangkaikan dengan televisi lama atau tabung, siaran TV digital akan tertangkap di pesawat televisi. 

Satu hal perlu mendapat perhatian masyarakat yaitu pastikan saat membeli STB atau pesawat televisi digital ada keterangan produk telah tersertifikasi Kementerian Kominfo. Tanda sertifikasi memberikan jaminan kesesuaian teknologi, spesifikasi teknis dan keamanannya. Bila teknologi atau spesifikasi teknisnya berbeda, perangkat tersebut belum tentu bisa menangkap siaran TV Digital di Indonesia secara optimal. 

Daftar perangkat yang sudah tersertifikasi bisa dilihat di website siarandigital.kominfo.go.id. Untuk data termutakhir (diperbarui pada 11 Januari 2022), klik https://sertifikasi.postel.go.id/sertifikat/publish. Tanda lainnya yang lebih populer adalah adanya tulisan “Siap Digital”, atau logo Maskot Digital Indonesia (MODI)  dalam kemasan. 

(VNP/AF/Tim Komunikasi dan Edukasi Publik Migrasi TV Digital Kemenkominfo)

Kontak

Ceritakan pengalamanmu tentang siaran televisi digital:

Telepon:

159 (call center)