Countdown

X Tutup

Mulai 30 April 2022 Siaran TV Analog di Pulau Timor Dimatikan Bertahap

Ilustrasi: Warga menunggu matahari terbenam di kawasan wisata baru di pantai Lai Lai Besi Kopan (LLBK) di Kota Kupang, NTT, Selasa (1/2/2022). Antara/Kornelis Kaha

Jakarta. Sebagian besar penonton televisi di Pulau Timor, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) tidak lagi bisa menikmati siaran televisi analog pada 30 April 2022, untuk selanjutnya beralih ke siaran TV Digital. Dari enam Kabupaten/ Kota di kawasan Pulau Timor, ada lima masuk tahap pertama penghentian siaran TV Analog atau Analog Switch Off (ASO). 

Kelima daerah tersebut adalah Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Timor Tengah Utara, Belu, dan Malaka. Penduduk kawasan tersebut tidak bisa menonton televisi sebagaimana biasanya. Siaran televisi analog akan beralih total ke siaran TV Digital. Untuk menonton televisi, maka perlu ada penyesuaian perangkat yang dimiliki. 

Pada Pertunjukan Kesenian Rakyat Ubrug Banten yang diselenggarakan Minggu (23/1/2022), Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Informatika Rosarita Niken Widiastuti menjelaskan alasan mengapa masyarakat harus beralih ke TV Digital. Menurutnya, siaran TV Digital merupakan teknologi yang membuat pemirsa di rumah mendapatkan gambar jernih, suara berkualitas, serta gratis dinikmati seluruh masyarakat Indonesia.

“Migrasi ke TV Digital itu gratis, tidak dipungut biaya apapun. Untuk meringankan masyarakat tidak usah berlangganan TV kabel, cukup pakai antena yang biasa saja, dengan menambahkan Set Top Box (STB),” katanya.

Masyarakat perlu mengetahui ada tiga tahapan penghentian siaran TV Analog. Penjadwalan tersebut tertuang di Peraturan Menteri Kominfo No.6 tahun 2021 (yang telah direvisi dengan Peraturan Menteri Kominfo No. 11/2021) tentang Penyelenggaraan Penyiaran di dalamnya terdapat pengaturan tahapan penghentian siaran televisi analog Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Timor Tengah Utara, Belu dan Malaka masuk tahap pertama ASO. 

Hanya satu Kabupaten di Pulau Timor yaitu Timor Tengah Selatan yang tidak masuk di tahap pertama. Kabupaten tersebut masuk tahap kedua, yaitu 25 Agustus 2022. Setelah tahap kedua rampung, bisa dikatakan seluruh Pulau Timor masuk ke siaran TV Digital seluruhnya. 

Sekalipun sebagian besar masyarakat di Pulau Timor masuk tahap pertama ASO, Stafsus Niken mengajak masyarakat segera beralih. Tidak perlu menunggu jadwal tahapan atau menunggu siaran TV analog dimatikan. 

Simpel dan Mudah Beralih ke TV Digital

Beralih ke siaran TV Digital itu mudah. Pertama adalah memeriksa pesawat televisi masing-masing. Lakukan saja scanning ulang program siaran. Pesawat televisi yang sudah ada tuner standar DVBT2 di dalamnya, otomatis televisi digital bisa menangkap dan menayangkan program-program siaran TV Digital.

Namun, setelah lakukan pindai (scanning) ulang program, dan siaran yang ada di televisi masih sama dengan sebelumnya, berarti pesawat televisi masih analog. Ingat siaran TV Digital itu gambarnya benar-benar bersih dan suaranya canggih. Jadi bila gambarnya masih sama dengan sebelumnya, bisa dipastikan siaran TV digital belum tertangkap. 

Pesawat TV analog memerlukan alat tambahan bernama Set Top Box (STB) DVBT2 agar bisa menangkap sinyal TV Digital. Setelah STB dirangkaikan dengan televisi lama atau tabung, siaran TV digital akan tertangkap di pesawat televisi. 

Untuk mengetahui lebih rinci tentang kekuatan sinyal, jumlah multipleksing dan jumlah stasiun/program yang sudah bersiaran di sebuah daerah, masyarakat dapat mengunduh aplikasi  ‘sinyaltvdigital’ yang tersedia di iOS/ Android. 

Dari aplikasi tersebut, masyarakat mendapatkan informasi ke arah manakah sebaiknya antena UHF di rumah ditujukan. Mengarahkan antena secara tepat, membantu hasil optimal tangkapan tayangan siaran TV digital.  Siaran TV Digital itu tetap menggunakan antena UHF. Antena yang selama ini dipakai tetap diperlukan, tidak perlu ganti antena. 

Siaran TV Digital bukan streaming internet serta bukan pula televisi berlangganan yang menggunakan satelit atau kabel. Tidak perlu mengganti antena, tetap dengan antena UHF untuk menangkap siarannya. Siarannya gratis untuk diterima, tidak perlu kuota internet atau biaya langganan.

(VNP/AF/Tim Komunikasi dan Edukasi Publik Migrasi TV Digital Kemenkominfo)

Kontak

Ceritakan pengalamanmu tentang siaran televisi digital:

Telepon:

159 (call center)