Countdown

X Tutup

Migrasi Siaran TV Analog ke Digital Butuh Dukungan Infrastruktur Multipleksing

Pemancar stasiun TVRI Sumatera Utara di kawasan Medan, Sumatera Utara. Tim Komunikasi dan Edukasi Publik Migrasi TV Digital, Kemenkominfo/Frederick Octavianus

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) menyatakan perlu persiapan infrastruktur multipleksing untuk menyelenggarakan siaran TV digital.

Sub Koordinator LPS dan LPA Televisi Kemkominfo Mesania Mimaisa Sebayang juga menjelaskan, untuk melakukan migrasi siaran TV digital ke analog dibutuhkan infrastruktur untuk mengakomodir siaran TV digital multipleksing.

Multipleksing sendiri merupakan istilah yang digunakan untuk menunjuk ke sebuah proses di mana beberapa sinyal pesan analog atau aliran data digital digabungkan menjadi satu sinyal. Tujuannya adalah untuk berbagi sumber daya yang mahal

Mesania juga memaparkan, bahwa siaran TV digital sendiri yang menggunakan sinyal digital dan menghasilkan gambar yang baik.

Selain itu Mesania juga merinci perbedaan antara siaran TV analog dan juga digital. Menurutnya, siaran TV digital ini minim gangguan dibandingkan dengan analog.

"Siaran TV analog sendiri, hanya bisa menerima sinyal antena UHF dan mudah mengalami gangguan, noise hingga distorsi," ucap Mesania, Rabu (9/2/2022).

Kemudian Ia juga mengatakan, bahwa siaran TV digital tidak bergantung pada jarak dengan pemancar televisi tetapi bergantung pada pemancar multipleksing.

Menurut Mesania, alasan migrasi ke siaran TV digital karena tentunya ini adanya perkembangan teknologi dan juga zaman.

"Selain itu, dalam international telecommunication union (ITU) dan pada tingkat regional ada deklarasi ASEAN untuk menuntaskan Analog Switch Off (ASO) di 2020," ujar Mesania.



Penulis: Hari Darmawan 
Editor: Choirul Arifin 

https://www.tribunnews.com/techno/2022/02/09/migrasi-siaran-tv-analog-ke-digital-butuh-dukungan-infrastruktur-multipleksing 

Kontak

Ceritakan pengalamanmu tentang siaran televisi digital:

Telepon:

159 (call center)