Countdown

X Tutup

Migrasi ke TV Digital: Hadirkan Siaran Berkualitas yang Gratis untuk Publik

Ilustrasi Maskot ASO, Modi, menyaksikan siaran televisi. Peralihan teknologi dari penyiaran analog ke penyiaran digital memungkinkan kualitas teknikal, yaitu gambar dan suara jauh meningkat sekaligus frekuensi yang digunakan untuk penyiaran lebih hemat. Kompub ASO/Sonya Freshtikawati

TRIBUNNEWS.COM - Peralihan dari penyiaran analog ke penyiaran digital memungkinkan masyarakat untuk merasakan peningkatan kualitas dalam tayangan televisi.
Dengan gambar yang tampil bersih dan suara yang terdengar jernih, kualitas tayangan yang sebelumnya masyarakat dapatkan hanya melalui televisi kabel atau televisi berlangganan, sekarang bisa ditonton gratis.
Peralihan teknologi ini juga memberikan kualitas teknikal, di mana frekuensi yang digunakan untuk penyiaran lebih hemat. Penghematan frekuensi 700 Mhz atau golden frequency inilah yang menjadi salah satu alasan negara-negara di dunia beralih ke teknologi penyiaran digital.

Bentuk peningkatan kualitas penyiaran juga terlihat dari terbukanya peluang lebih besar munculnya konten lokal, terutama bagi masyarakat yang tinggal jauh dari metropolitan.

Ketua KPID Kalimantan Timur Akbar Ciptanto mengatakan bahwa masyarakat juga merindukan konten lokal. “Terkait konten siaran, harapannya dengan adanya digitalisasi ini akan banyak disiarkan konten lokal oleh TV swasta. Karena kita juga ingin menonton pembangunan di Kaltim, mengenal daerah sendiri,” ujar Akbar dalam dialog interaktif di salah satu stasiun TV, Kamis (29/07/2021).

Menurut Ketua KPI Pusat Agung Suprio dalam dialog interaktif di salah satu stasiun TV, Kamis (07/07/2021), hadirnya penyiaran TV Digital menjadi sebuah kemajuan penting bagi masyarakat yang tinggal di kawasan terluar dan perbatasan.

“Bila tidak menggunakan sistem siaran digital, maka masyarakat di daerah perbatasan kurang dapat menikmati tayangan TV nasional. Lebih menikmati siaran TV negara tetangga karena lebih jernih. Kalau beralih ke TV digital, otomatis akan menikmati siaran TV nasional,” jelas Agung.

Beragam hal positif dari siaran TV Digital mendapat tanggapan dari Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad. Dalam sambutannya di Webinar Sosialisasi TV Digital dengan Tema “Dukung Migrasi TV Digital Indonesia”, Selasa (06/07/2021), ia mengatakan bahwa Pemprov Kepri sangat mendukung diberlakukannya penyiaran digital.

“Karena selain masyarakat bisa menikmati siaran televisi yang bersih, jernih dan canggih, juga akan membuka peluang usaha baru usaha baru, serta memacu pertumbuhan ekonomi masyarakat dengan hadirnya rumah-rumah produksi yang akan menjadi pengisi konten-konten lokal di televisi digital,” ungkapnya.


 

Kontak

Ceritakan pengalamanmu tentang siaran televisi digital:

Telepon:

159 (call center)