Countdown

X Tutup

Kominfo Sosialisasi Migrasi ke TV Digital di Sulsel Lewat Pertunjukkan Seni Daerah

Kementerian Kominfo menggelar sosialisasi migrasi TV analog ke digital lewat pertunjukkan seni Sulsel. Foto: Tangkapan Layar Siaran Digital Indonesia

MAKASSAR - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) terus menggaungkan program Analog Switch Off (ASO) atau migrasi TV analog ke digital. Sosialisasi dilakukan dengan beragam cara, termasuk melalui pertunjukan kesenian daerah.

Model sosialisasi seperti ini dilakukan di 15 provinsi di Indonesia untuk tahun ini. Yakni Banda Aceh, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatra Utara, Papua, Bali, NTT, Sumbar, Sulut, Kalsel, Kaltim, Jogja, dan Jakarta. Terbaru sosialisasi dilaksanakan di Sulsel, Minggu (5/12/2021) malam.

Koordinator Pengelolaan SIMP dan SPPDP, Hari Purnomo menyampaikan setiap pertunjukkan kesenian daerah selalu diselipkan informasi rencana migrasi tersebut. Ada narasumber lokal yang turut dihadirkan untuk menjelaskan program ASO kepada masyarakat.

“Nah, hal lain itu sudah banyak. Jadi misalnya mau virtual, mau disiminasi informasi dalam bentuk sosialiasi offline maupun online itu sudah. Seperti di Jakarta-Bali dan sekitarnya,” ungkap Hari.

Dalam mensukseskan proses migrasi ini, Kominfo tidak hanya melibatkan instansi vertikal maupun lembaga penyiaran TVRI saja. Penyelenggara moks swasta pun ikut dilibatkan seperti Metro Tv, Trans Tv, MNC Tv, dan sebagainya. Mereka ikut mensosialisasikan program ASO.

“Kemudian dari segi progres MoU atau kerja samanya, termasuk harga-harganya, termasuk kalau ada diskon dari penyelenggara moks-nya itu setiap sosialisasi sering kita libatkan. Jadi tidak hanya TVRI saja. Kalau memang bisa kita berdayakan keseluruhan semua itu juga kita akan berdayakan,” kata dia.

Migrasi dari TV analog ke digital rencananya akan dilakukan secara menyeluruh pada 2 November 2022 mendatang. Makanya, sosialisasi akan lebih dimasifkan menjelang masa transisi ini. Paling tidak pada awal tahun nanti ada gerakan besar untuk mensosialisasikannya.

Termasuk bagaimana mempermudah perizinan bagi lembagapenyiaran untuk bermigrasi. Pemerimtah bahkan berencana mengusulkan adanya pemberian insentif bagi lembaga penyiaran melalui diskon di tahun pertama.

“Ini kita coba usulkan tapi nanti tergantung dari yang berwenang di sini, yakni Kementrian Keuangan, yang bisa tidaknya dan ada regulasi atau tidak. Nah ini ada beberapa hal yang kita coba selenggarakan tahun depan,” paparnya.

Adapun manfaat yang bisa didapatkan dari penggunaan TV digital cukup banyak. Bisa dirasakan oleh lembaga penyiaran sendiri maupun masyarakat sebagai pengguna. Apalagi digitalisasi sudah menjadi tuntutan zaman.

“Kalau sekarang satu frekuensi satu izin terbit satu lembaga penyiaran. Nah ada sekitar 723 lembaga penyiran, berarti ada 723 frekuensi yang dipakai oleh lembaga penyiaran. Sementara kalau digital, satu frekuensi bisa pakai enam atau tujuh jadi bisa kita efesiensi,” tutur Hari.

Sisa frekuensi yang ada nantinya bisa dimanfaatkan untuk pengembangan sektor telekomunikasi. Pemanfaatan frekuensi itu salah satunya bisa dijadikan opsi jika terjadi blankspot untuk jaringan 4G.

“Bagi masuarakat siarannya nanti tidak ada semut-semut segala macam. Kalau digital yah suaranya jerni dan gambar lebih bagus. Kalau belum punya TV digital bisa beli Set Top Box yang semakin murah. Itu bisa untuk TV tabung dan segala macam,” sebutnya.

Kepala Dinas Kominfo Sulawesi Selatan, Amson Padolo memgaku sudah mulai memasifkan sosialisasi migrasi TV analog ke digital tahun ini. Pihaknya sudah sering berkomunikasi dengan instansi-instansi terkait di setiap kabupaten/kota di Sulawesi Selatan.

"Sosialisasi kita telah lakukan dengan masif cuma memang perlu dimassifkan lagi karena sebagaimana yang kita ketahui masih banyak warga kita yang berada di pelosok itu yang perlu dijangkau terkait dengan perubahan ASO dan ini kita akan melibatkan semua unsur agar mensosialisasikannya kepada masyarakat,” kata dia.

Sosialisasi melalui media juga rencana akan ia lakukan agar jangkauan informasi mengenai migrasi ASO bisa semakin luas. Begitu pula melalui spanduk, baliho, atau flyer yang dipasang di setiap kantor-kantor pemerintahan dinilai cukip efektif untuk memperkenalkan rencana migrasi ini.

“Masyarakat pada saat melihat itu akan dapat mengerti dan memahami bahwa akan ada migrasi seperti itu. Mungkin bisa dipasang di kantor-kantor pemerintah khususnya di kantor desa atau kantor lain yang dapat lebih dikenal dan di mana aktivitas masyarakat itu sangat banyak di situ,” imbuhnya.



https://makassar.sindonews.com/read/619885/710/kominfo-sosialisasi-migrasi-ke-tv-digital-di-sulsel-lewat-pertunjukkan-seni-daerah-1638767531

Berita Terbaru

Sosialisasi Migrasi TV Analog ke Digital, Kemenkominfo Gelar Ketoprak di RRI Surakarta

Warga Solo dan Sekitarnya Bakal Nikmati Siaran TV Digital Mulai 25 Agustus

Kominfo, DPR RI dan Pemerintah Daerah Perkuat Sinergi untuk Keberhasilan Analog Switch Off (ASO) di Jambi

Penyelenggara MUX Komitmen Beri Bantuan STB ke RTM di Lombok

Siaran TV Analog di Empat Kawasan NTB Berakhir Mulai 30 April 2022

Kominfo Pantau Distribusi Set Top Box Gratis di 158 Kabupaten/Kota

Minimalkan Dampak Migrasi TV Digital, Menteri Johnny: Kominfo Pantau dan Koordinasi Implementasi

Diawali Tiga Wilayah, Menkominfo: Penghentian Tetap Siaran TV Analog Tahap I Mulai Besok

Kemkominfo dan Komisi I DPR RI Dorong Masyarakat Sumatera Utara Segera Beralih ke TV Digital

Bantuan Set Top Box (STB) di NTB, Utamanya Berasal dari Komitmen Penyelenggara Multipleksing

Berita Terpopuler

Cara Beralih ke TV Digital Lengkap Cara Merubah TV Analog ke Siaran TV Digital

Beralih ke Siaran TV Digital, Bagaimana Cara Memilih Set Top Box?

MNCN Sukses Siaran Digital di 13 Kota, Ini Rincian Lokasinya!

Pentingnya Isi Kode Pos di Fitur Early Warning System (EWS) TV Digital

Per 30 April 2022, Siaran TV Analog Stop di 12 Wilayah Jawa Barat

Cermati Jadwal Peralihan ke Siaran TV Digital

Per 30 April 2022, Siaran TV Analog Dimatikan di 38 Kabupaten/ Kota di Pulau Jawa

Pilih Set Top Box Bersertifikasi Kominfo

Cara Cek TV Sudah Digital atau Belum dan Daftar 166 Daerah Tahap 1 Penghentian Siaran Analog

Beda dengan TV Analog, Ini Ciri-ciri TV Digital

Kontak

Ceritakan pengalamanmu tentang siaran televisi digital:

Telepon:

159 (call center)