Countdown

X Tutup

Kesiapan Masyarakat Kaltim Untuk Bermigrasi Ke Siaran TV Digital

Kepala Biro Humas Kementerianp Kominfo RI Rina Anita memberikan kata sambutan dalam acara Pertunjukan virtual Kesenian Rakyat Daerah Kalimantan Timur, di Studio TVRI Kalimantan Timur, 25 November 2021. Dok RRI

KBRN,Samarinda - Pertunjukan virtual  Kesenian Rakyat Daerah Kalimantan Timur yang di siarkan TVRI Kaltim yang diadakan oleh Kementrian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia. 

Tema acara tersebut Bersiap Sambut Siaran TV Digital dari Kaltim.Acara tersebut menghadirkan Kepala Biro Humas Kementerianp Kominfo RI Rina Anita, Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi, Kepala Dinas Kominfo Kaltim Muhammad Faisal, Kepala TVRI Kaltim Arif Suryansyah, dan Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Kaltim Akbar Ciptanto.

Dalam sambutanya Rina Anita Kepala Biro Humas Kementerian Kominfo RI mengatakan acara yang bertujuan untuk mensosialisasikan migrasi siaran TV Analog ke TV Digital kepada masyarakat, mengingat siaran di Indonesia sudah sangat tertinggal dari negara lain, akan tetapi ketertinggalan ini tidak kemudian Indonesia bertransformasi.

"Sebagaimana sesuai arahan Presiden RI  Joko Widodo tentang transformasi siaran TV Digital ialah menyiapkan salah satu aspek yang ditekankan adalah menyiapkan Road Map Transformasi Digital di sektor penyiaran," Kata Rina, Kamis (25/11)Arahan presiden tersebut dipertegas dengan disahkannya Undang undang Nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja pada tanggal 22 November 2020 lalu, yang didalamnya terdapat sektor Pos Telekomunikasi dan Penyiaran.

Wanita berambut pendek tersebut menegaskan setelah Undang undang di atas disahkan, pemerintah daerah diberi waktu hingga tahun 2022 untuk mensosialisasikan dan mengajak masyarakat untuk bermigrasi ke siaran TV Digital, yang nantinya TV analog akan di hentikan pada 30 April 2022 mendatang.

Kaltim sendiri sebenarnya sudah siap bermigrasi ke siaran TV Digital pada 17 Agustus 2021 bertepatan  HUT Republik Indonesia, dikarena kendala sesuatu hal  jadi launching tersebut diundur.Pemerintah daerah Prov. Kaltim melalui Kepala Dinas Kominfo M Faisal menghimbau kepada masyarakat, agar jangan ragu bermigrasi ke siaran TV Digital, karena sudahteruji visual jernih dan alatnya  canggih.

"Mari kita tunjukan kepada provinsi lain bahwa Kaltim siap untuk bermigrasi ke siaran TV Digital, ditunjang dengan kesiapan lembaga penyiaran  dan masyarakatnya," ajak mantan Kepala Dinas Pariwisata Kota Samarinda tersebut.(diskominfoprov)


Berita Terbaru

Sosialisasi Migrasi TV Analog ke Digital, Kemenkominfo Gelar Ketoprak di RRI Surakarta

Warga Solo dan Sekitarnya Bakal Nikmati Siaran TV Digital Mulai 25 Agustus

Kominfo, DPR RI dan Pemerintah Daerah Perkuat Sinergi untuk Keberhasilan Analog Switch Off (ASO) di Jambi

Penyelenggara MUX Komitmen Beri Bantuan STB ke RTM di Lombok

Siaran TV Analog di Empat Kawasan NTB Berakhir Mulai 30 April 2022

Kominfo Pantau Distribusi Set Top Box Gratis di 158 Kabupaten/Kota

Minimalkan Dampak Migrasi TV Digital, Menteri Johnny: Kominfo Pantau dan Koordinasi Implementasi

Diawali Tiga Wilayah, Menkominfo: Penghentian Tetap Siaran TV Analog Tahap I Mulai Besok

Kemkominfo dan Komisi I DPR RI Dorong Masyarakat Sumatera Utara Segera Beralih ke TV Digital

Bantuan Set Top Box (STB) di NTB, Utamanya Berasal dari Komitmen Penyelenggara Multipleksing

Berita Terpopuler

Cara Beralih ke TV Digital Lengkap Cara Merubah TV Analog ke Siaran TV Digital

Beralih ke Siaran TV Digital, Bagaimana Cara Memilih Set Top Box?

MNCN Sukses Siaran Digital di 13 Kota, Ini Rincian Lokasinya!

Pentingnya Isi Kode Pos di Fitur Early Warning System (EWS) TV Digital

Per 30 April 2022, Siaran TV Analog Stop di 12 Wilayah Jawa Barat

Cermati Jadwal Peralihan ke Siaran TV Digital

Per 30 April 2022, Siaran TV Analog Dimatikan di 38 Kabupaten/ Kota di Pulau Jawa

Pilih Set Top Box Bersertifikasi Kominfo

Cara Cek TV Sudah Digital atau Belum dan Daftar 166 Daerah Tahap 1 Penghentian Siaran Analog

Beda dengan TV Analog, Ini Ciri-ciri TV Digital

Kontak

Ceritakan pengalamanmu tentang siaran televisi digital:

Telepon:

159 (call center)