Countdown

X Tutup

Kemenkominfo Bagikan STB untuk Masyarakat Kurang Mampu di Wilayah Kabupaten Majalengka

Kementerian Komunikasi dan Informatika RI membagikan Set Top Box (STB) gratis untuk masyarakat kurang mampu di Kabupaten Majalengka, Kamis (24/2)

TRIBUNJABAR.ID, MAJALENGKA - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) RI membagikan Set Top Box (STB) gratis untuk masyarakat kurang mampu di Kabupaten Majalengka, Kamis (24/2/2022).

Kegiatan itu dalam upaya mendorong program Pemerintah tentang penghentian siaran televisi analog (analog switch-off/ASO) atau migrasi dari siaran televisi analog ke siaran televisi digital.

Program itu akan berlangsung secara bertahap, terhitung dari 30 April sampai 2 November 2022 mendatang.

Di Majalengka, penyaluran bantuan STB itu dilakukan di Taman Al-Latif Desa Kawunghilir, Kecamatan CigasongCigasong sekaligus sosialisasi peralihan ASO kepada masyarakat. 

Kegiatan sosialisasi mengenai mekanisme pembagian STB kepada masyarakat tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Majalengka, Direktur Pengembangan Pita Lebar Kemenkominfo, jajaran Direksi Trans Media, Kadiskominfo Majalengka, Kadinsos, unsur Muspika Kecamatan Cigasong, serta tamu undangan lainnya.

Dalam keterangannya, Direktur Pengembangan Pita Lebar Kemenkominfo, Marvels Situmorang mengatakan, guna menyongsong kebijakan Pemerintah tentang migrasinya siaran TV yang tadinya Analog ke Digital, maka dari itu untuk dapat tetap mendapatkan siaran TV tersebut maka diperlukan sebuah alat untuk menangkap signal terestrial Digital yang disebut Set Top Box (STB).

Menurutnya, Pemerintah tengah gencar memberikan sosialisasi mengenai peralihan siaran digital ini.

Salah satunya dengan memberikan STB gratis yang diperuntukkan kepada masyarakat yang kurang mampu.

"Migrasi tersebut disokong oleh perangkat untuk multiplexing (MUX) penyalur konten, dalam kegiatan ini TRANS Media memberikan santunan berupa STB bagi masyarakat yang kurang mampu dan tercatat di data DTKS Dinsos karena hal tersebut merupakan salah satunya persyaratan bagi masyarakat yang akan menerima bantuan STB tersebut, adapun target Pemerintah Pusat sejumlah 6,7 juta masyarakat kurang mampu di seluruh Indonesia akan dapat menerima STB tersebut," ujar Marvels, Kamis (24/2/2022).

Masih dikatakannya, Pemerintah mempunyai kebijakan untuk menggantikan sistem penyiaran televisi di Indonesia. 

Dari Analog menjadi siaran Digital berdasarkan road map mengenai Analog Switch Off.

Ada tiga tahap ASO yang akan dilakukan Kementerian Kominfo, yakni peniadaan analog yang akan dimulai pada 30 April 2022 dan dilanjutkan pada 31 Agustus 2022, serta terakhir meliputi seluruh wilayah Indonesia pada 2 November 2022.

"Adapun manfaat peralihan siaran digital ini, yakni bagi masyarakat pemirsa televisi dapat memberikan suatu experience terhadap kualitas siaran yang jauh lebih baik dari sistem analog, gambarnya jernih, suaranya bersih dan teknologinya canggih."

"Sedangkan bagi industri TV itu sendiri hal tersebut merupakan momentum dimana konten-konten yang mereka sajikan untuk memenuhi kebutuhan penonton akan dapat dinikmati secara luas di seluruh Indonesia dengan mudah karena sistem siaran digital tersebut tidak perlu membangun infrastruktur."

"Bagi Pemerintah itu sendiri selain sebagai efisiensi maka spektrum frekuensi yang ditinggalkan di TV Analog akan memberikan ruang bagi pemerintah untuk memberikan layanan Broad Brand telekomunikasi yang lebih canggih," ucapnya.

Sementara, Sektretaris Daerah Majalengka, Drs. H.Eman Suherman., M.M., menyampaikan, apresiasi dan juga penghargaan setinggi-tingginya kepada Kemenkominfo dan juga jajaran Direksi TRANS Media, atas bantuan yang diberikan kepada masyarakat di Majalengka.

Khususnya mengenai pembagian Set Top Box(STB) yang akan diberikan bagi masyarakat kurang mampu di Majalengka.

"Kami sangat menyambut baik program yang diberikan oleh Kemenkominfo melalui program Multiplexing bersama TRANS Media atas bantuan STB ini mudah-mudahan kepedulian yang telah diberikan kepada masyarakat kurang mampu di Majalengka sebagai penerima STB ini akan memberikan berkah bagi semua pihak yang terlibat di dalamnya."

"Juga dengan ikhtiar bersama ini tentunya dengan harapan dapat mensukseskan program Pemerintah Pusat mengenai migrasi saluran TV Digital khususnya di Majalengka," jelas Eman.

Ditempat yang sama, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Majalengka, H. Gatot Sulaeman mengatakan, Majalengka merupakan wilayah yang masuk ke dalam tahap pertama di Jawa Barat dalam kebijakan Analog Switch Off. 

Di mana, ASO tersebut pada tanggal 30 April 2022 akan mulai direalisasikan, sehingga per 1 Mei 2022 masyarakat tidak bisa lagi menonton siaran TV analog.

Di Kabupaten Majalengka masyarakat yang bakal menerima program STB gratis dari pemerintah sebanyak 58 ribu Kepala Keluarga (KK).

Data itu, sesuai Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dari Dinsos Majalengka.

"Bantuan STB bagi masyarakat Majalengka ini sangat berguna sekali agar masyarakat tetap dapat menikmati siaran TV yang tentunya dengan kualitas gambar yang jauh lebih jernih," kata Gatot.



https://jabar.tribunnews.com/amp/2022/02/24/kemenkominfo-bagikan-stb-untuk-masyarakat-kurang-mampu-di-wilayah-kabupaten-majalengka

Kontak

Ceritakan pengalamanmu tentang siaran televisi digital:

Telepon:

159 (call center)