Countdown

X Tutup

Kemas Sosialisasi Siaran TV Digital Lewat Sandiwara Radio

Proses rekaman sandiwara radio Sebening Embun di Bukit Dago di Bandung, 30 Maret 2022 bersama bintang bintang radio. Tim Komunikasi dan Edukasi Publik Migrasi TV Digital/Wienda Parwitasari

Sebening Embun di Bukit Dago Karya Eddy Basrul Intan

Bandung. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) terus mengembangkan cara mengkomunikasikan pesan dan ajakan segera beralih ke siaran TV Digital. Kali ini menggunakan sandiwara radio sebagai media penyampaian pesan dan ajakan tersebut. Masyarakat terus diingatkan untuk beralih tanpa perlu menunggu siaran TV Analog dimatikan. 

Dalam acara Sebening Embun di Bukit Dago, Sosialisasi ASO, Sarasehan, Sandiwara Radio, di Bandung, 30 Maret 2022, Kominfo mengajak masyarakat berbincang dengan bintang-bintang sandiwara radio sekaligus melihat proses perekaman sandiwara radio. Hadirin dari kalangan mahasiswa dan perwakilan masyarakat tersebut melihat langsung naskah diperankan dengan ekspresi suara sekaligus bumbu efek suara dan suara latar serta pengambilan suara. 

“Sosialisasi melalui sandiwara radio bertujuan memperluas jangkauan pesan. Dengan menggunakan sandiwara radio berjudul Sebening Embun di Bukit Dago karya Eddy Basrul Intan, seorang penulis sandiwara radio senior, ajakan bisa lebih tersampaikan ke ke lebih banyak kalangan dan segmen di masyarakat,” kata Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Informatika Rosarita Niken Widiastuti  dalam acara tersebut. 

Anggota Dewan Pengawas TVRI M. Kabul Budiono Migrasi menyampaikan bahwa peralihan ke siaran TV Digital ini membuka peluang bagi hadirnya berbagai platform media. Sandiwara radio memiliki peluang juga untuk kembali merebut hati masyarakat. 

“Saya sangat mendukung Analog Switch Off (ASO) salah satunya bisa melahirkan lahirnya berbagai platform media. Jadi kini tidak lagi mendengarkan radio dengan radio, bisa dengan alat lain. Keberagaman platform ini sangat bagus. Untuk itu penting adanya kreativitas dalam membuat konten termasuk sandiwara radio dengan kreativitas bisa kembali diterima masyarakat. Sandiwara radio efektif dalam memasukkan pesan-pesan,” kata Kabul Budiono yang hadir di acara tersebut, sekaligus menjadi salah satu pengisi suara dalam sandiwara radio. 

Pesan yang terkemas dengan baik sangat efektif untuk mengajak masyarakat. Karenanya, Niken menegaskan bahwa masyarakat segera beralih ke siaran TV Digital tanpa perlu menunggu siaran TV Analog di tempat masing-masing dihentikan.

Sebagaimana aturan yang ada, penghentian siaran TV Analog berlangsung secara bertahap. Ada tiga tahap penghentian yaitu, tahap pertama 30 April 2022, tahap kedua 25 Agustus 2022, dan tahap terakhir atau ketiga 2 November 2022. 


Cara Beralih ke Siaran TV Digital 

Beralih ke siaran TV Digital itu mudah. Pertama adalah memeriksa pesawat televisi masing-masing. Lakukan saja scanning ulang program siaran. Pesawat televisi yang sudah ada tuner standar DVBT2 di dalamnya, otomatis televisi digital bisa menangkap dan menayangkan program-program siaran TV Digital.

Namun, setelah lakukan pindai (scanning) ulang program, dan siaran yang ada di televisi masih sama dengan sebelumnya, berarti pesawat televisi masih analog. Ingat siaran TV Digital itu gambarnya benar-benar bersih dan suaranya canggih. Jadi bila gambarnya masih sama dengan sebelumnya, bisa dipastikan siaran TV digital belum tertangkap. 

Pesawat TV analog memerlukan alat tambahan bernama Set Top Box (STB) DVBT2 agar bisa menangkap sinyal TV Digital. Setelah STB dirangkaikan dengan televisi lama atau tabung, siaran TV digital akan tertangkap di pesawat televisi. 

Satu hal perlu mendapat perhatian masyarakat yaitu pastikan saat membeli STB atau pesawat televisi digital ada keterangan produk telah tersertifikasi Kementerian Kominfo. Tanda sertifikasi memberikan jaminan kesesuaian teknologi, spesifikasi teknis dan keamanannya. Bila teknologi atau spesifikasi teknisnya berbeda, perangkat tersebut belum tentu bisa menangkap siaran TV Digital di Indonesia secara optimal. 

Daftar perangkat yang sudah tersertifikasi bisa dilihat di website siarandigital.kominfo.go.id. Untuk data termutakhir (diperbarui pada 11 Januari 2022), klik https://sertifikasi.postel.go.id/sertifikat/publish. Tanda lainnya yang lebih populer adalah adanya tulisan “Siap Digital”, atau logo Maskot Digital Indonesia (MODI)  dalam kemasan. 

Siaran TV Digital bukan streaming internet serta bukan pula televisi berlangganan yang menggunakan satelit atau kabel. Segera beralih ke siaran TV Digital. tidak perlu kuota internet atau biaya langganan untuk menontonnya. 

(VNP/AF/Tim Komunikasi dan Edukasi Publik Migrasi TV Digital Kemenkominfo)

Kontak

Ceritakan pengalamanmu tentang siaran televisi digital:

Telepon:

159 (call center)