Countdown

X Tutup

Jelang Penerapan ASO Tahap 1 Ini Lima Tips Cerdas Nonton TV Digital

Haryukresno Widhipitranto BE, Subkoordinator Kelayakan Teknologi Penyiaran dalam Webinar bertema Cerdas menonton TV digital yang diselenggarakan rabu 23/03/2022.

Jakarta, InfoPublik – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) membagikan lima tips cerdas menonton Televisi (TV) Digital, menjelang penerapkan migrasi siaran TV Digital atau Analog Switch Off (ASO) pada 30 April 2022 di 56 Wilayah, yakni Pulau Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Nusa Tenggara 1 dan Papua.

Sekretaris Gugus Tugas Migrasi Siaran TV Analog ke Digital, Haryukresno Widhiputranto, menjelaskan lima tips ini merupakan rangkuman dari sejumlah pertanyaan masyarakat yang disampaikan di berbagai media, mulai dari media sosial, kegiatan sosialisasi, hingga kanal resmi Kementerian Kominfo.

“Kita kumpulkan semua (pertanyaan) dan tindak lanjuti (merangkum jadi tips) agar momentum ASO menjadi hal yang baik bagi kita semua,” ujar Sekretaris Gugus Tugas Migrasi Siaran TV Analog ke Digital dalam webinar Cerdas Nonton TV Digital pada Rabu (23/3/2022).

Lebih lanjut Haryukresno menjelaskan, lima tips tersebut antara lain Kenali Perbedaan dan Manfaat TV Digital, Ketahui Sinyal TV Digital di Daerah Tempat Tinggal, Bijak Memilih Perangkat Digital, Manfaatkan Fitur Canggih, dan Pindah ke TV Digital Internet makin lancar.

Pada tips pertama, yakni Kenali Perbedaan dan Manfaat TV Digital, masyarakat diharapkan memahami bahwa TV Digital tidak berbayar alias gratis dan penerimaan sinyalnya masih menggunakan antena UHF, sama seperti TV Analog.

“Nah itu yang masih banyak disalahtafsirkan masyarakat. Banyak yang menganggap perlu menggunakan internet seperti siaran di aplikasi,” imbuhnya.

Pada tips kedua, yakni Ketahui Sinyal TV Digital di Daerah Tempat Tinggal, masyarakat diajak memahami bahwa kualitas siaran TV digital sangat bergantung oleh kualitas sinyal yang diterima perangkat di rumah masing-masing, termasuk antena.

Dalam hal ini penerimaan siaran TV digital saat proses ASO masih berlangsung belum stabil atau belum sempurna karena penyedia multi plexing atau Lembaga penyiaran masih melakukan berbagai penyesuaian sinyal.

“Lembaga penyiaran sangat berhati-hati dalam sinyal dan memeriksa ulang siaran digital dari multi plexing. Kondisi itu akan terjadi sampai ASO sudah berakhir,” katanya.

Pada tips ketiga, yakni Bijak Memilih Perangkat Digital, masyarakat diharapkan tak perlu kuatir karena jenis TV apapun bisa menerima siaran digital, selama menggunakan set top box (STB).

Saat ini sudah ada 13 merek STB besertifikat Kominfo tersedia di pasaran, dengan harga mulai dari Rp 160rb, tergantung merek dan fitur yang ada.

“Yang pasti perlu antena UHF sama seperti TV analog. Biasanya ada yang menawarkan antenna digital tapi bisa juga antena biasa, yang perlu dilakukan reposisi atau merubah arah, menyesuaikan sinyal penerimaannya,”tuturnya.

Sedangkan pada tips keempat, yakni Manfaatkan Fitur Canggih, masyarakat diharapkan mengetahui sejumlah fitur cangih yang terdapat dalam STB, seperti peringatan dini kebencanaan atau early warning system (EWS), jadwal acara, pengaman siaran anak atau Bimbingan Orangtua, dan Data Casting untuk menyampaikan informasi dari pemerintah daerah atau instansi lainnya.

Lalu pada tips kelima, yakni Pindah ke TV Digital Internet Makin lancar, masyarakat diajak memahami alas an penting dalam melakukan ASO.

Dintaranya adalah memiliki teknologi yang jauh lebih baik dan menghemat frekuensi yang Sebagian bisa dialokasikan untuk pengembangan jaringan internet.

“Dengan migrasi ke digital ini kita akan menghemat frekuensi yang akan digunakan untuk internet, terutama pengambangan teknologi 4G dan 5G di telpon selular. Jadi ada manfaat yang kita peroleh dalam ASO,” tandasnya.

Foto: Webinar/YouTube

https://infopublik.id/kategori/nasional-sosial-budaya/618012/jelang-penerapan-aso-tahap-1-ini-lima-tips-cerdas-nonton-tv-digital

Kontak

Ceritakan pengalamanmu tentang siaran televisi digital:

Telepon:

159 (call center)