Countdown

X Tutup

Informasi Jadi Terang Benderang, Masyarakat Kabupaten Bekasi dan Bogor Apresiasi Penyaluran Bantuan STB Gratis

Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Informatika, Rosarita Niken Widiastuti dalam acara yang bertajuk “Seremonial dan Bimtek Penyaluran Bantuan STB dari Pemerintah di Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Bogor” yang diselenggarakan di Nuanza Hotel & Convention, Cikarang. Selasa, 6 September 2022. Tim Komunikasi dan Edukasi Publik Migrasi TV Digital Kemkominfo/Wienda Parwitasari

Cikarang. Batas waktu pengakhiran siaran TV analog atau Analog Switch Off (ASO) di Indonesia semakin dekat. Karena itu, secara khusus Kementerian Komunikasi dan Informatika terus memonitor dan memastikan bantuan Set Top Box (STB) bagi Rumah Tangga Miskin (RTM) telah terdistribusi. 

Bantuan STB untuk RTM tersebut utamanya disalurkan oleh Lembaga Penyiaran Swasta (LPS) sebagai bagian komitmen setelah terpilih menjadi pengelola multipleksing (MUX). Kemudian sisanya, apabila terdapat kekurangan STB bagi masyarakat maka Pemerintah akan melengkapinya. 

Hal itu disampaikan oleh Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Informatika, Rosarita Niken Widiastuti dalam acara yang bertajuk “Seremonial dan Bimtek Penyaluran Bantuan STB dari Pemerintah di Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Bogor” yang diselenggarakan di Nuanza Hotel & Convention, Cikarang. Selasa, 6 September 2022.

Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi, Dedy Supriadi dan Kepala Bidang Persandian dan Statistik, Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bogor, Iskandar Zulkarnaen mengapresiasi langkah Kementerian Kominfo dalam program penyaluran STB gratis. Dedy berharap bantuan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat di tengah gencarnya era digitalisasi. “Pemerintah daerah ingin adanya keadilan dan sama rata informasi agar lebih melek digital,” ungkapnya. 

Sementara itu, Iskandar menyampaikan bahwa masyarakat Kabupaten Bogor luar biasa senang menerima bantuan STB tersebut.  “Alhamdulillah. Masyarakat senang, informasi jadi lebih terang benderang, dan gampang diterima bantuannya”, kata Iskandar. 

Iskandar mengatakan sebanyak 72.500 dari 144.232 Set Top Box (STB) atau sekitar 50 persen STB bagi Rumah Tangga Miskin (RTM) di Kabupaten Bogor telah terdistribusi per tanggal 6 September 2022. 

Urgensi Migrasi ke TV Digital
Dalam sambutannya, Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Informatika, Rosarita Niken Widiastuti memaparkan urgensi untuk menghentikan TV analog. Utamanya, agar masyarakat akan mendapatkan siaran yang bersih gambarnya, jernih teknologinya, canggih teknologinya dan banyak programnya

Urgensi yang kedua yaitu untuk efisiensi frekuensi. “Indonesia sangat luas, banyak daerah yang masih blank spot internetnya. Frekuensi siaran analog sangat boros, dengan beralih ke TV digital maka akan hemat frekuensi. Sisa frekuensi yang ada semula untuk broadcasting, dialihkan untuk kepentingan broadband, kata Stafsus Niken.

Sejalan dengan Stafsus Niken, Direktur Pelaksanaan dan Pertanggungjawaban Keuangan Daerah Kemendagri, Horas Mauritz Panjaitan mengatakan manfaat lain migrasi ke TV digital yaitu pemerataan akses informasi ke seluruh Indonesia.

Menurutnya, Pemerintah Pusat melalui Kemenkominfo sudah memogramkan pemberian bantuan STB melalui pendanaan APBN. Tujuan dari pemasangan STB adalah masyarakat dapat mendapatkan akses informasi yang setara seluruh Indonesia, termasuk kesehatan, pendidikan dan kebencanaan.

“STB dikirim ke rumah-rumah yang memenuhi kriteria RTM yang terdapat dalam data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) Kemenko PMK. Kemudian dilakukan verifikasi data kembali pada Pemerintah Daerah dengan melibatkan Dinas terkait. Untuk itu, koordinasi yang baik antara Pemerintah pusat dan daerah dibutuhkan agar dapat menyukseskan program ini,’ kata Mauritz.

(AF/ Tim Komunikasi dan Edukasi Publik Migrasi TV Digital, Kemenkominfo)

Kontak

Ceritakan pengalamanmu tentang siaran televisi digital:

Telepon:

159 (call center)