Countdown

X Tutup

Era Tayangan Beragam, Siaran TV Digital Memenuhinya

Staf Ahli Menteri Kominfo, Prof. Dr. Henri Subiakto dalam webinar bertajuk TV Digital Mendorong Keberagaman Isi Siaran yang diselenggarakan pada Kamis, (12/08/2021) menyatakan bahwa ada hal positif lainnya atas peralihan ke siaran TV Digital yaitu meningkatnya ruang untuk pengembangan layanan internet teknologi pita lebar 5G. Kompub ASO/Wienda Parwitasari

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Keragaman tayangan adalah keniscayaan. Berawal dari pesatnya perkembangan internet, masyarakat mulai membutuhkan keragaman tayangan. Masyarakat dapat memilih apa yang ingin ditontonnya, sesuai selera dan kebutuhannya. Dengan peralihan dari siaran TV Analog ke siaran TV digital, dapat mendorong keragaman konten. Salah satunya ketersediaan tempat untuk konten lokal.

Dalam Webinar bertajuk “TV Digital Mendorong Keberagaman Isi Siaran” yang diselenggarakan pada Kamis, (12/08/2021), Komisioner KPI Pusat, Mohamad Reza menyampaikan pentingnya mendorong konten lokal tumbuh. “Siaran lokal ini bisa diwujudkan dalam penyelenggaraan siaran TV Digital, bisa luar biasa,” katanya.

Peluang terbukanya konten lokal makin besar karena dalam siaran TV Digital daya tampung siaran dalam satu kanal bertambah. Indonesia dengan beragam adat istiadat, bahasa, suku bangsa yang bisa diangkat oleh stasiun lokal, bisa berpeluang mendapatkan tempat.

Reza menambahkan bahwa dalam satu multiplexing (mux) bisa menampung 16 siaran dengan kualitas SD (Standard Definition), jika kualitas HD (High Definition) bisa 8 siaran. Itu bisa dimanfaatkan untuk stasiun lokal.

Hal positif lainnya atas peralihan ke siaran TV Digital adalah meningkatnya ruang untuk pengembangan layanan internet teknologi pita lebar 5G. Staf Ahli Menteri Kominfo, Prof. Dr. Henri Subiakto menerangkan bahwa digitalisasi TV itu adalah sebuah upaya menghindarkan kiamat internet. Mengapa demikian? Menurut analisis spektrum broadband atau teknologi digital, sejak 2013 Indonesia mengalami defisit broadband.

“Pada tahun 2020, sudah defisit 500 Mhz. Ketika sudah sangat besar defisitnya, mau tidak mau yang terganggu adalah teknologi digital. Diperkirakan tahun 2025-2026, HP (telepon genggam) tidak hanya lemot lagi tetapi bisa mejen, saking banyaknya pengguna,” kata Prof Henri.

Prof. Henri menegaskan arah lebih besar peralihan siaran TV Analog ke TV Digital adalah komunikasi masa depan. “Dengan penataan penggunaan frekuensi TV Analog, ada digital dividend. Frekuensi sisa hasil penataan ini dikembalikan untuk rakyat, kepentingan rakyat, kepentingan komunikasi masa depan. Oleh karena itu, perlu kita dukung, kita sukseskan. Negara lain sudah (bersiaran digital),” ungkap Prof Henri.

Prof. Henri menegaskan arah lebih besar peralihan siaran TV Analog ke TV Digital adalah komunikasi masa depan. “Dengan penataan penggunaan frekuensi TV Analog, ada digital dividend. Frekuensi sisa hasil penataan ini dikembalikan untuk rakyat, kepentingan rakyat, kepentingan komunikasi masa depan. Oleh karena itu, perlu kita dukung, kita sukseskan. Negara lain sudah (bersiaran digital),” ungkap Prof Henri.

Indonesia menjadwalkan batas akhir secara nasional penghentian penyiaran TV Analog atau bersiaran penuh secara digital pada 2 November 2022. Menonton siaran TV Digital itu gratis, karena bukan streaming internet dan TV berlangganan. TV lama Anda tetap bisa digunakan dengan menambahkan Set Top Box (STB). (Tim Komunikasi Publik Migrasi TV Digital, Kemenkominfo)


 Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Era Tayangan Beragam, Siaran TV Digital Memenuhinya, https://www.tribunnews.com/kominfo/2021/08/13/era-tayangan-beragam-siaran-tv-digital-memenuhinya.

Editor: Content Writer 


 

Berita Terbaru

Sosialisasi Migrasi TV Analog ke Digital, Kemenkominfo Gelar Ketoprak di RRI Surakarta

Warga Solo dan Sekitarnya Bakal Nikmati Siaran TV Digital Mulai 25 Agustus

Kominfo, DPR RI dan Pemerintah Daerah Perkuat Sinergi untuk Keberhasilan Analog Switch Off (ASO) di Jambi

Penyelenggara MUX Komitmen Beri Bantuan STB ke RTM di Lombok

Siaran TV Analog di Empat Kawasan NTB Berakhir Mulai 30 April 2022

Kominfo Pantau Distribusi Set Top Box Gratis di 158 Kabupaten/Kota

Minimalkan Dampak Migrasi TV Digital, Menteri Johnny: Kominfo Pantau dan Koordinasi Implementasi

Diawali Tiga Wilayah, Menkominfo: Penghentian Tetap Siaran TV Analog Tahap I Mulai Besok

Kemkominfo dan Komisi I DPR RI Dorong Masyarakat Sumatera Utara Segera Beralih ke TV Digital

Bantuan Set Top Box (STB) di NTB, Utamanya Berasal dari Komitmen Penyelenggara Multipleksing

Berita Terpopuler

Cara Beralih ke TV Digital Lengkap Cara Merubah TV Analog ke Siaran TV Digital

Beralih ke Siaran TV Digital, Bagaimana Cara Memilih Set Top Box?

MNCN Sukses Siaran Digital di 13 Kota, Ini Rincian Lokasinya!

Pentingnya Isi Kode Pos di Fitur Early Warning System (EWS) TV Digital

Per 30 April 2022, Siaran TV Analog Stop di 12 Wilayah Jawa Barat

Cermati Jadwal Peralihan ke Siaran TV Digital

Per 30 April 2022, Siaran TV Analog Dimatikan di 38 Kabupaten/ Kota di Pulau Jawa

Pilih Set Top Box Bersertifikasi Kominfo

Cara Cek TV Sudah Digital atau Belum dan Daftar 166 Daerah Tahap 1 Penghentian Siaran Analog

Beda dengan TV Analog, Ini Ciri-ciri TV Digital

Kontak

Ceritakan pengalamanmu tentang siaran televisi digital:

Telepon:

159 (call center)