Countdown

Jakarta, InfoPublik - Migrasi televisi dari analog ke digital atau Analog Switch Off (ASO) mendorong pemerataan siaran televisi di Provinsi Banten beberapa waktu ke depan. Sehingga, seluruh penduduk di sana dapat menikmati siaran televisi berkualitas gratis.

Mengingat, wilayah Banten termasuk dalam wilayah blank spot atau sulit terjangkau sinyal. Alhasil, pilihan masyarakat di sana adalah dengan menggunakan televisi parabola atau televisi  berbayar.

"Di Banten ini kebanyakan nontonnya pakai parabola kalau tidak, menggunakan TV kabel," kata Direktur Penyiaran Direktorat PPI Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Geryantika Kurnia ketika menjadi narasumber di Sosialisasi TV Digital- Dukung Migrasi TV Digital Indonesia pada Kamis (10/6/2021).

Dengan menggunakan televisi digital, masyarakat di berbagai tempat di Banten dapat menikmati siaran-siaran televisi secara gratis dari berbagai Lembaga Penyiaran Swasta (LPS). Kualitasnya pun tidak kalah dari siaran dari antena parabola maupun televisi berbayar.

"Mereka harus bayar padahal sama-sama masyarakat Indonesia," tuturnya.
Oleh karena itu, masyarakat sudah seharusnya mendukung kebijakan ASO yang akan segera diterapkan di Banten secara bertahap mulai dari 17 Agustus 2021. Karena, akan membuat kualitas siaran televisi menjadi lebih baik daripada sebelumnya.

Syaratnya, dari penggunaan televisi digital ini, lanjutnya, masyarakat hanya perlu menambahkan teknologi Set Top Box (STB). Dengan begitu, jenis televisi analog dapat digunakan untuk menikmati siaran digital.

Harga dari STB pun tidak terlampau mahal. Harga alat tersebut berkisar antara Rp150 ribu hingga Rp250 ribu. Jadi, masyarakat tidak terlalu dibebani dengan tambahan alat di atas ketika ingin menyaksikan siaran televisi berkualitas.

Ketika masyarakat membeli alat ini, kata dia, maka dalam beberapa waktu ke depan tidak perlu membeli STB secara berkala. Selama alat ini bisa dipakai untuk menyaksikan siaran televisi digital. "Beli STB cuma sekali, untuk menikmati siaran televisi digital," tuturnya.


Kontak

Ceritakan pengalamanmu tentang siaran televisi digital:

Telepon:

159 (call center)